Kamis, 13 Januari 2022

QUEEN

    Tidak ada manusia yang sempurna. Sifat pamer itu sebenarnya termasuk sifat iblis gak sih, kalo iya, saya gak pernah anggap bawa dia iblis kok, sifat nya doang yang mirip. Atau aku yang terlalu dengki, jiahh, iblis juga dong kalo gitu.Wahaaha. Astagfirullah mood banget sih yak. Nyeritain orang sama diri sendiri. Gausah deh ke orang lain hanya membuat semakin besar rasa benci dan menurunkan citra positif diri kita. 

    Topik-topik obrolan yang menurut saya udah basi yaitu tentang hubungan percintaan sebelum akad alias kisah zina, jiah kasar beut ketikan jari ini lama-lama. Gak baik loh. Itu sebabnya gua butuh orang-orang yang punya sifat positif supaya aku bisa berubah jadi orang yang lebih positif. Aku enggak peduli ah sama urusan orang toh aku juga mau orang itu balas dengan hal yang sama. gak penting banget dah.

    Bisa gak sih orang itu fokus untuk memperbaiki dirinya masing-masing terlebih dulu. Dah gausah banyak pamer kalo dia habis berbuat baik. pamer aja teros sampe mati loh. 

    Jangan karena kita gak liat orang lain berbuat baik di depan mata kita bukan berarti dia tidak pernah berbuat kebaikan. Setiap orang punya dosa mereka masing-masing tak terkecuali lo yang merasa bahwa hidup lu lebih baik. Dan lagi, suara lo bisa di jaga gak, wkwkw.




        Rabbii,,

      Bisakah kau cintakan aku terhadapmu jauh lebih banyak,,

      Agar aku hanya melihatmu,,

      Agar aku hanya terpana pada keindahanmu,,

      Hanya dan lebih fokus terhadapmu,,

  Sehingga tak ada lagi dalam pikiran dan hatiku,,

bahwa aku akan berpaling darimu,,

    It will be better when i'm with you

    Dear Allah...

The lord of the creation..






    Aku tahu aku salah menaruh hati dan perasaan ini padamu. tak seharusnya aku menempatkan hatiku padamu. semoga kamu dan aku akan mendapatkan seseorang yang baik suatu saat nanti, dipertemukan dengan orang yang kita butuhkan. I miss u but i know my possition. Thanks for everything, aku gk pernah menyesali keputusan yang udah aku buat. aku tau menjauhimu adalah cara yang paling benar. Aku merasa bahwa Allah akan membenciku jika aku terus berhubungan denganmu dalam kesepian. Aku tau itu salah dan aku tidak nyaman dengan hal itu.

    Aku gak tau ini akan berakhir sampai kapan. Sebelumnya aku juga pernah merasakan perasaan ini, ketika menyukai seseorang dan dia pergi dari hadapanku, tak berakhir lama aku mulai merasa terbiasa, perasaan itu sirna ketika dia tak lagi terjangkau oleh pandanganku. Tapi sekarang, aku tau siapa orang yang kamu suka, aku tak lagi dapat melihatmu secara langsung, aku tahu siapa orang-orang yang dekat denganmu dan aku mencoba untuk biasa saja tapi kenapa sangat sulit untuk melupakanmu. Memory singkat yang begitu jelas bagiku. Aku harap suatu saat nanti akan ada hal baik untukmu dan untukku. Ntah aku yang akan bisa bersikap biasa padamu, ataupun haah sudahlah aku sulit mendeskripsikan hal itu. Baik-baik ya...










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perjalanan Mencari Inspirasi

     Sore ini ke Terminal Pulo Gebang lagi dengan tujuan Ngawi. Di tengah kesibukan dan keriuhan kota, aku minta libur dadakan (kayak tahu b...